Tulisanku menemani perjalanan hidupku

Keajaiban Doa Orang Tua

keajaiban-doaKetika sedang membaca buku “7 Keajaiban Rezeki“, dibagian awal membahas mengenai Turunnya Bidadari Pertama, yang dimaksud adalah orang tua kita. Disitu dijelaskan bahwa keridhaan Allah itu tidak terlepas dari keridhoan orang tua kita.

“Doa orang tua anda selaras dengan doa anda, berarti doa anda menjadi lebih ‘melangit’. Begitu impian orang tua anda selaras dengan impian anda, berarti impian anda menjadi lebih ‘bersayap’. ”  Itulah sedikit kutipan dari buku 7 Keajaiban Rezeki.

Saya memiliki pengalaman yang menarik tentang keajaiban doa orang tua. Begini ceritanya.

Sewaktu baru lulus SMA, saya bingung hendak melanjutkan ke perguruan tinggi mana. Tapi bidang yang ingin saya dalami adalah bidang komputer dan informatika. Dibalik keinginan tersebut, saya sadari bahwa jika hendak masuk di program IPA tersebut, test IPA-nya juga harus bagus, padahal saya berasa dari penjurusan IPS ketika di SMA. Semakin membuat saya galau. Dalam kegalauan saya itu, saya selalu berdoa sama Allah bahwa saya hanya menginginkan kuliah ditempat yang “terbaik” bagi saya dan tentunya atas restu orang tua juga. Dan doa orang tua saya pun demikian.

Banyak presentasi-presentasi perguruan tinggi yang masuk di SMA saya, termasuk salah satunya adalah STIMMINDO (Sekolah Tinggi Multimedia Indonesia) yang berada di Malang. Presentasi, tawaran, dan fasilitasnya sangat menarik. Dan yang membuat saya berminat ke sekolah tinggi tersebut adalah adanya jurusan Teknik Informatika. Setelah berdiskusi dengan orang tua, mereka sedikit berat karena perguruan tinggi tersebut tidak banyak dikenal.

Tetapi saya tetap nekat dan bersikukuh untuk tetap mendaftar ke STIMMINDO. Setelah mendaftar dan tes, saya keterima dan harus membayar biaya pendaftaran sebesar 7 juta. Ketika berangkat ke Malang, saya dipegangi ATM card untuk mencairkan nominal sebesar itu.

Ketika hendak mencairkan uang di mesin ATM, tiba-tiba ATM card yang saya bawa tersebut macet dan tidak berfungsi di mesin ATM yang mengakibatkan ATM card tertelan mesin ATM. Inilah KEAJAIBAN DOA ORANG TUA yang saya alami. Kok bisa? saya lanjutkan ceritanya. 

Ketika ATM card yang saya butuhkan untuk membayar pendaftaran di STIMMINDO tidak dapat diambil, sentak saya tersadar bahwa “saya tidak diizinkan untuk kuliah di STIMMINDO dan STIMMINDO bukanlah yang terbaik untuk saya”. Akhirnya saya putuskan kuliah di Perguruan Tinggi swasta di Malang dan Alhamdulillah saya mampu bersaing, berprestasi, dan mendapat pengalaman berharga (bukan sombong lho ya :D ).

Setelah menjalani kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang selama setahun, tiba-tiba mendapat berita bahwa STIMMINDO terjerat kasus dan bangkrut hingga menelantarkan mahasiswa yang sedang aktif kuliah. Ketika itulah saya tersadar bahwa doa orang tua memang benar-benar ‘melangit’.

Semoga sedikit cerita ini dapat memberikan pembaca sebuah inspirasi untuk menyelaraskan impian kita dengan orang tua.



Ditulis oleh:
Mudafiq R. Pratama